Kulihat di depanku tertumpuk sejumlah uang pecahan seratus ribu. Bokep Tante Pikiranku mulai panik, sementara di pojok ruangan, Rosa sudah tampak mulai resah melihat keadaanku.Tapi naas. Saya lagi tidak bawa uang banyak..! ujar Rosa dgn nada menyesal.Thanks banget untuk usaha lu Ros. seruku, sementara kulihat Pak Hendra manajerku, berjalan menghampiriku.Gampang.., kalau kamu bisa menang, satu game kami bayar lima ratus ribu, tapi kalau kamu kalah, nggak perlu bayar, kamu cuma harus buka baju aja, kita main sepuluh game.. ujar Rosa dgn nada menyesal.Thanks banget untuk usaha lu Ros. ujarku sambil mengajaknya pulang.Kami berdua berjalan melewati ruangan billiard. jerit Rosa makin keras sambil menendang-nendangkan kedua belah kakinya saat mereka mulai menggeraygi tubuh bagian bawahnya dengan buas.Hentikann..! ujarku sambil menunjuk ke arah sofa yang berada di pojok ruangan.Tp Is? seru salah seorang dari mereka.Aku terkesiap mendengar tantangannya, kulirik Rosa




















