Dengan sedikit berjinjit Mas Toto masuk kamarku. Aku tersenyum mendengar ucapannya. Bokep Mom Jujur saja, aku sebetulnya dapat mengatasi masalah komputer ‘hang’. Mas Toto tidak sadar kalau tubuh yang dihimpitnya adalah tubuhku, adik iparnya, bukan Mbak Dewi istrinya. “Mas sudah ngga tahan, sayang..!” katanya. Kenapa sih setiap lelaki selalu ingin cepat-cepat memasukkan batangnya ke lubang kemaluannya wanita. Gaya seperti ini pernah saya lihat di film biru. Belum sempat aku bangun dari tempat duduk, kedua tangan Toto sudah berada di bawah ketiakku. Aku memang tidak senang menonton bola. Masih dengan SMS, dia ‘melaporkan’ hasil permainan dengan kakakku Dewi.Ternyata isi dalam SMS-nya adalah, “Aku membayangkan tubuh Lita ketika menindih Mbak Dewi.”
Gila..! “KALO BOLA YANG LAIN MAU.” pancingku me-reply pesannya. Mas Toto yang peranakan Jawa-Pakistan, sudah satu setengah tahun tinggal di rumah kami. Aku tidak bereaksi.




















