Aku mengaduh dan terbanting ke lantai. Bokep Barat ada apa ini? Jangan takut, memang supaya melawan ilmu hitam ini lakunya harus begitu”, ia tersengal sengal: “Ing..inggih Mbah..” Katanya. Kepalanya bergoyang ke kiri dan ke kanan, mulutnya mendesis-desis dan tangannya mencengkeram erat lenganku. Untung aku belum berkeluarga, kalau tidak pasti tambah repot karena harus menghadapi omelan dan gerutuan istri.Dalam keadaan sebal itulah aku bertemu dengan mbah Narto, kakek tua yang dengan gagahnya memproklamasikan diri sebagai paranormal paling top. Agak sakit, ditahan saja. Di rumah dia nangis-nangis, katanya pipisnya sakit sekali. Karena masih berhubungan keluarga, ia sering juga datang dan menginap di rumahku ketika dia lagi “buka praktek” di kotaku. ayo ngaku, bedes!” dan dengan berkata begitu ia menubruk lagi tubuhku.




















