“Maaf” katanya. Veggy’nya Anisa, astaga ! Bokep Family ” Biasa main dimana ?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Kamu jadi perhatian para hadirin, Rina dan Papa saling tatap kebingungan. Aku diam saja, bahkan dia minta aku memeluknya erat-erat agar hangat tubuhnya. Tapi kami tidak sedikitpun gentar menghadapi ancaman cuaca itu. Hari-hari berikutnya di sekolah, hubunganku dengan Anisa guru biologiku, nampak wajar-wajar saja dari luar. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu. Perjalanan menuju puncak gunung, mulai dari kumpul di sekolah hingga tiba di kaki gunung di pos penjagaan I kami lalui dengan riang gembira dan mulus-mulus saja.




















