Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Bokep HD Tapi, aku tidak bergerak sedikit pun. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah. Enam bulan pun berlalu.Pada suatu hari yang cerah, mendadak kami dibangunkan oleh Bunda Risa, salah satu pengurus di tempat kami. Tapi Erik menahanku dengan kuat. “Hey Maria, Erik itu ganteng banget ya? Sakit!! Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Erik sangatlah baik padaku. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah,




















