“Mmmpphh.. Sementara aku sudah melepaskan topeng teletubbies yang kupakai. Bokeb Payudaranya yang berukuran 36B itu.. Di mana aku sekarang.. Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Atau sesekali membiarkannya terikat rantai anjing itu di sebuah pilar yang ada di apartemanku.Jadi tidak selamanya Miranda terikat seperti manakala pertama kali aku culik. “Jangan Mas.. Memang aku belum terlalu yakin 100% kalau dia tidak akan melarikan diri. Tapi yang aku tahu pasti, aku senang melihatnya terikat karena gairahku akan bangkit dan pada akhirnya bisa membahagiakannya.Memasuki minggu kedua.. Ha.. Ha.. Kalau kamu tidak menolak cinta ku, kejadiannya tidak akan seperti ini..”Wajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahan aku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.“Awas kalau kamu berteriak..”. Baik-baik ya kamu di sini.. Sadar Miranda bahwa dia diculik olehku, matanya menunjukkan kebencian dan kemarahan namun hanya mmpphh..




















