Lampu sorot segera memudar, digantikan lampu warna-warni yang menerangi panggung. Bokep India Penonton menyaksikan sambil menganga, air liur mereka sampai menetes. Salah seorang di antara mereka kemudian mencubit-cubit putingnya, membuat Kiani meringis walau cubitannya tidak keras. Kamu… kamu siksa mereka! Obat penenang ringan yang disuntikkan ke tubuh Kiani cepat bereaksi. Kiani hanya bisa memandang ketakutan selagi wajah-wajah seram dan bernafsu di sekelilingnya mendekat. Rasa malu mulai melanda si polwan. Dia tersandung dan terjatuh; pistolnya terlepas dari genggaman. Yang biasanya pake rok mini ama kemben terus ngangkang di pinggir jalan kayak dia ini ya jablay,” balas si Brewok.“Awas kalian semua!” Kiani masih berani mengancam. Kiani membalik badan dan memain-mainkan pentungannya di belakang pantatnya. Si Botak langsung menjebloskan satu jarinya ke dalam kemaluan Kiani yang basah.




















