Aku bangkit dari kondom-kondom yang masih terserak menuju meja makan.Dengan setengah telanjang sesudah membuka baju dan menyisakan celana dalamku, aku duduk di kursi dan mulai melahap sisa sarapan majikanku. Bokeb Aku disuruh memilih, sekolah pagi atau sekolah siang. Aku sudah sering melihat gambarnya dalam iklan-iklan. Yang kutemui akhirnya hanyalah kenikmatan rutin.Pada saat saudaraku yang tempo hari membawaku ke majikanku ini datang menjengukku dengan gembira dia berkomentar,“Ah, gemuk badanmu kini, No”, dia panggil aku Kusno. Aku masukkan jari-jariku untuk menjepit keluar satu kondom yang bisa kuraih. Hhoohh.. Hhoohh.. Oaachh.. Aku terlempar ke awang gelap nikmat. Aku kini menunggu larutnya keringat yang asem dari celana dalamnya untuk larut ke ludahku.














