“Ingat ya, jangan pernah sekali-kali kamu lakukan sama Farah. Kemudian kupisahkan kedua pahanya yang putih,besar
dan empuk itu. Bokeb “ Farah berhenti sejenak. Kamu tunggu dulu ya, aku beresin
ini dulu,” Farah agak memaksaku sambil membenahi catatan-catatan rapat. “Paling juga pakai alasan kuno ‘Cuma temenan’,” Farah
berkata sambil mencibir, sehingga wajahnya kelihatan lucu, yang membuatku
ketawa. Kudekatkan, dan kukulum lembut bibirnya. Beberapa saat
kemudian, kutekan kepala Mbak Mira ke bawah, sehingga bagian batangku pun masuk
2/3 ke mulutnya. “Enggak ada apa-apa sih .. Jadi, cuek adalah cara paling baik.” Aku langsung merebahkan tubuhku di karpet
ruang depan, sementara setelah meletakkan hand-bag-nya di dekat kakiku, Mbak Miralangsung menuju kulkas yang sepertinya terus on. Kudekatkan, dan kukulum lembut bibirnya.




















