Andri yang berdarah India sebenarnya suka sama aku, dia lumayan ganteng hanya saja bulu-bulu dadanya yang lebat terkadang membuat aku ngeri, karenanya aku hanya menganggap dia tidak lebih dari sekedar teman.Acara ke Puncak kami mulai dengan ’hang-out’ disalah satu kafe terkenal di kota kami. oohh.. Bokepindo “Nikmati An.. bugil. ohh.. enak banget.. oohh.. ohh.. sayang”
“Gigit.. To” desah kenikmatan Andra, kakinya dibuka lebih melebar lagi. Rasa haus membuatku beranjak menuju dapur untuk mengambil minum.Sewaktu melewati kamar belakang dilantai bawah, telingaku menangkap suara orang yang sedang bercakap-cakap. eesshh”
“Enak An..?”
“Ehh.. mmhh”
“Aku juga suka kamu isep To.. stop To”
“Rileks An.. “Aku belum pernah..




















