ya, pahaku yang dibalut celana panjang kain warna coklat. Tapi ngapain naik bis ya? Bokep Japan Airnya menetes membentuk alur di kaca jendelaku. Memejamkan mata.Lama sekali. Manis juga. Aku bisa mendengar degup jantungku di telingaku sendiri. Menanti elusannya.Sepertinya kait BHnya sudah lepas. Tangan kiriku yang tadi dilipat mulai bergerak ke arah dadanya. Menanti elusannya.Sepertinya kait BHnya sudah lepas. lagi. lebih baik begitu daripada menyiksa “adikku” yang sudah tegang luar biasa.Aku tiba-tiba menghentikan elusanku dan menarik tanganku. Tampaknya keluarga berada. Hari berangsur gelap.“Pengumuman, bapak ibu. “Ya sudahlah pa, kita ngalah aja. Asap bus benar-benar menyesakkan. Tiba-tiba jariku seperti ditumpahi cairan hangat. Paling tidak dengan jariku.“ga papa …”




















