kedua perempuan itu sangat ketakutan terutama Anindya , iia memeluk erat lengan kakaknya sembari menangiis.“tenang.jangan takut….kiita kasiih aja yg mereka mau….” kata Cintya berusaha menenangkan.“siiapa nama kaliian…?” tanya siiHitam.“sa..saya…Cintya…dia adek saya Anindya….”“Anindya….hmmm…kayaknya ga asiing yah mukanya….berapa umur kamu…?”“tujuh..belas….” jawab Anindya dgn nada ketakutan.“tujuh belas ya…..? ”Taxi itu kemudian berputar putar sejenak kemudian masuk ke daerah yg cukup sepii , hanya beberapa rumah yg terliihat terang tanda ada penghuniinya. Bokep Demii adeknya , iia berusaha menahan malu dilecehkan sepertii iinii , akan tetapi iia tak punya piiliihan laiin walaupun otaknya terus berjalan mencarii jalan untuk meloloskan dirii. Tentu saja kesempatam bermaiin di layar lebar tak akan disiia siiakan, kerana itu bersama Cintya kakaknya iia berbelanja baju di sebuah mall.Malam itu jakarta sedikit sepii kerana sedarii sore tadi hujan turun sedikit deras , walau saat itu sudah mulaii




















