hhehe..”, tanyaku penasaran
“hehe.. Bokep Barat Sungguh diluar ekspektasi, yang kupikir dia itu kutu buku, autis, gak asik, taunya…nakal juga. Perawakanku juga kecil, tinggi 159 dengan berat badan 48kg, terbayang sudah kecilnya payudaraku.Penantian dan keraguanku hilang saat kubaca chat balasannya, dia menjawab dengan lantangnya,
“Kata siapa?! Selamat malam teruntuk kamu yang mungkin saat ini sedang merebahkan diri, melepas lelah dari segala penat dan kejenuhan hari. Anggukannya menjawab “iya”. Baru kali ini aku merasa ada yang menghargai tubuhku, ya.. cari pacar ya? serius? sedangkan aku, jangankan baca begituan, baca novelpun bosenan, novel Dilan 1991 pun baru setengahnya aku baca dan gak dilanjut. Hehehe… Selalu pipiku memerah di moment seperti ini.To be continue minimal main gitar lah. Aku bilang padanya kalau aku sakit, dan dia menunjukan rasa khawatirnya dengan menyuruhku pesan ojek online dan segera pergi ke klinik.




















