Dia menyiram seluruh tubuhku dari atas hingga bawah. Bokep Twitter Takut tapi bercampur horni membayangkan akan dibunuh. Bapak mau bunuh Mita sekarang?” tanyaku. Teman-teman pak Jun yang jadi gemas melihat aku bicara begitu malah mengelilingiku dan meraba-raba tubuhku lagi. Aku bingung dengan diriku kenapa malah horni. Perempuan itu mati di tanganku!“Maaf” ucapku dalam hati, pak Jun kemudian menuntun tanganku untuk terus mengambil garis lurus ke bawah hingga perut perempuan itu terbelah dan isi perutnya keluar. Benar saja, pak Jun kemudian mengarahkan selang padaku dan menyemprotkan air yang amat kencang ke seluruh tubuhku. Terlihat sangat tajam!“Lagi sibuk pak?” tanyaku.“Nggak… saya lagi mengasah pisau aja…. Aku harus pasrah aja diapain sama mereka.“Nmghh… nngghhhh… Uhh..ngmmmhhh..” Akhirnya aku hanya bisa melenguh-lenguh gak jelas.Teman-teman pak Jun yang berjumlah 4 orang itu kemudian mendekatiku. Sesaat kemudian pisau itu ditempelkannya di leherku. Aku takut










