“Kamu takut apa Yul? Bokeb Dia melotot melihat tubuhku.“Tidak sekalian celana dalamnya Pak?”
“Bolehkah Yul?” tanyanya. Aku sempat risih, tapi entah kenapa aku ingin sekali memanjakannya karena dia telah baik kepadaku.“Bapak liatin payudara saya terus, kenapa Pak? Akhirnya aku putuskan untuk tidur di kamar pak Budi.“Pak Budi Pak…..”
“Oh Yuli, kamu mau tidur di kamar saya lagi” tanyanya. “Uhhh aaahhh yah erus Yul, kamu pinter sekali Yul…”. “Maafkan saya kalau saya merepotkan Bapak, tapi saya masih takut untuk tidur sendirian dikamar Pak, boleh tidak kalau saya tidur lagi di kamar Bapak?” pintaku. Kan kamu sudah sering tidur sendirian di kamar hotel?” tanyanya bingung. Dia pun mencium keningku dan aku mencium tangannya. “Terimakasih Yul, kamu memang asisten yang baik, saya janji ini pertama dan terakhirnya saya menikmati tubuh kamu” jawabnya.Dia lalu mencium bibirku dengan ganas.




















