No info
Kepada orang rumah ia bilang sekolah pulang cepat.Seharian ia lebih banyak mengunci diri dalam kamarnya, menikmati sensasi imajinasi yang semakin liar dibanding waktu sebelumnya. Bokeb Itu hal yang biasa mereka lakukan, dan Arini menganggapnya sebagai sun sayang yang biasa ia dapatkan.Tapi Muhris kini telah melingkarkan tangan kiri melalui sandaran sofa dan mendarat di bahunya. Meskipun ciuman mereka semakin panas, aktivitas lain masih terhitung sopan karena tangan Muhris tak pernah bergerilya seperti tangan para professional.Masih tetap pelukan sopan yang tak melibatkan rabaan ataupun sentuhan lain. Meski pacaran adalah terlarang, dan keduanya belum pernah saling mengutarakan cinta, tapi semua teman mereka tahu keduanya adalah sepasang kekasih.Hubungan cinta yang unik di jaman yang serba bebas ini. Mereka kini lebih mirip sepasang kekasih, dengan pelukan dan ciuman hangat yang sarat nuansa cinta.Pagi itu adalah pagi terindah bagi Arini.





















