Ketika aku memasuki kamar tidur dan menemaninya di ranjang, Mas Ajik kemudian memelukku dan menciumku. Aku pun terkaget dengan oleh-oleh yang diberikan mas Ajik dan menanyakan dari mana mas Ajik mendapatkan uang untuk membelikan aku kalung itu.Namun mas Ajik hanya tersenyum dan dia langsung membopongku kedalam kamar. Bokep Arab Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. Sampai akhirnya aku hamil, dan mas Dika pun mau bertanggung jawab dengan menikahiku.Diperusahaan tempatku bekerja tidak boleh ada hubungan suami istri, jadi maka aku putuskan untuk aku saja yang mengundurkan diri dari perusahaan, dan sekarang hanya mas Ajik saja yang bekerja sedangkan aku dirumah merawat kehamilanku.Sampai akhirnya 8 bulan kemudian buah hatiku lahir. Dia sering pulang malam dengan alasan mencari-cari pekerjaan. Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul delapan malam.




















