Suamiku juga amat pengertian dan memenuhi segala kebutuhanku baik lahir maupun batin. Disana, suasananya sepi dan jarang ada rumah penduduk. Bokep Montok ,hingga derit dipan itu terdengar. Kemudian ia diam… Aku… pun diam saja saat itu, hingga sampai di rumah. aku tak merasa ada masalah rumah tangga maupun pekerjaan. Suatu ketika saat pulang kantor, mobil tak ia arahkan kerumah tapi, kerumahnya di kawasan kartosuro. Kemudian ia sarankan aku untuk menagmbil seorang driver, untuk mengantarku. Kemudian Mas Hendarto menanyakan sebab perubahan sikapku itu. kita duduk berhadap hadapan, ia pandangngi terus mataku.Akupun demikian seperti aku memandang mas hedra. Pak Ramzy pun tampaknya bisa menutup mulut kedua pembantuku. Kedua pembantu itu telah lama ikut dengan orang tua Mas Hendarto. Beberapa saat kita menikmati suasana yang tak aku hendaki itu terjadi.




















