“Lho.., kita ‘kan cari tempat..”, aku menginjak rem berhenti. Bokep Montok Sari memang pintar berimprovisasi. Dielus-elus.Tempat terdekat yang sudah kukenal adalah Hotel “Kh”, sedikit di bawah Lembang. “Mama tadi pesan”. Setiap ada kesempatan untuk pulang jam 5, aku selalu mengajak Sari. Pada hari yang telah disepakati, Sari akan menunggu di jalan “D” pukul 17.10. Daging bulat yang ‘mengkal’. Sari bukannya mempercepat, malah melepas. Ada untungnya juga jalanan macet. Bu Maya (sebut saja begitu) kawan sekerjanya yang telah berkeluarga ada di sampingnya. Terkadang nakal dengan sedikit menggigit. “Uuhh” Sari melepaskan kulumannya, “Crot..”, kedua dan seterusnya ke celana dan perutku. Lagi-lagi Sari menolak sambil sedikit ngambek. “Mau minum susu? Daerah yang sudah beken di antara para peselingkuh, sebab sebagian besar tempat-tempat tadi menyediakan tarif khusus, tarif “istirahat” antar 3-6 jam, 75 % dari room-rate.Sari membiarkan tanganku mengelus-elus pahanya yang




















