Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Mirandaku yang sexy itu. Tapi hari makin hari mungkin Miranda merasakan sayang dariku meski segalanya berawal dari sebuah penculikan. Bokep Mom saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Mulutnya hari ittu kembali aku lakban.. Namun aku bisa rasakan bahwa dia mulai mencintaiku.Tidak adalagi permintaannya untuk melepaskan ikatannya karena hari ke dua ke tiga aku sempat melepasnya untuk mandi dan hanya terbelenggu borgol pada kedua tangannya atau kadang hanya mengikat kakinya dengan rantai yang biasa dipakai untuk anjing.. Naik ke lantai 14 masuk ke apartemanku 1404. Kamu tidak nakal di rumah khan??” sapaku.




















