Aku makin “pusing” …
Kemana CD-nya ? cuman …” Dia tak meneruskan kalimatnya. Film Porno Aku menekan lagi. Penuh perhatian mendengarkan keluhan mereka, juga Aku tak “pelit waktu”. Tanpa membuka cup-nya, aku hanya menyelipkan kedua telapak tanganku. Kuperhatikan tubuhnya dari belakang. Lalu dituntunnya aku menuju meja kerjaku. Matanya mendadak terbuka, sekilas ada sinar kekecewaan.‘Cukup Bu” kataku sambil mengembalikan cup ke tempatnya. Sebuah baby-bens meluncur masuk, lalu parkir. Sudah jelas kok ditanyakan. Wajar saja. mau mandi dulu .”
Selesai berpakaian, Syeni memelukku yang masih bugil erat2 sampai bungkahan daging dadanya terasa terjepit di dadaku. Tapi kan siapa yang tahan melihat wanita muda molek ini telanjang di depan kita dan minta disetubuhi?Begitulah, aku berdialog dengan diriku sendiri, sambil terus menggenjot memompa di atas tubuh telanjangnya … sampai saatnya tiba. Kubuka kancing bajunya satu-persatu sampai seluruhnya terlepas.




















