Dia pura-pura menjauh.“Lho, yang salah kan Neng Ika duluan. Vidio Sex Remasannya itu mempenhebat vohtase dam rasa nikmat pada batang kontholku.“Mas Bob. Edan… edan… kontholmu membuat memekku merasa enak sekali… Nanti jangan disemprotkan di luar memek, mas Bob. Sampai dia berangkat tidur. Kemudian dengan perlahan-lahan dan sambil kugetarkan, konthol kutekankan masuk ke liang memek. Neng Ika?” tanyaku basa-basi.“Sudah Mas Bob, namun boleh Ika minta diajari Matematika?”“0, boleh saja kalau sekiranya bisa.”Tanpa kupersilakan Ika menyelonong masuk dan membuka buku matematika di atas meja tamu yang rendah. Telapak tangannya memegang kedua lengan tanganku seolah mencari pegangan di batang pohon karena takut jatuh ke bawah.lbarat pembalap, aku mengayuh sepeda balapku dengan semakin cepatnya. Sejenak dia memperlihatkan rasa terkejut.“Edan… mas Bob, edan… Kontholmu besar sekali… Konthol pacan-pacanku dahulu dan juga konthol kak Dai tidak sampai sebesar in Edan… edan…,” ucapnya terkagum-kagum.




















