Beberapa hari berikutnya, aku sudah mulai melupakan cerita itu, sore itu aku pulang dan baring-baring dikamar, karena panas aku hanya pake celana dalam, dan bahkan tdk pakai kaos, tiba-tiba saja Jun sudah berdiri di pintu kamarku yg sedikit terbuka. Sex Bokep Namun betapa kagetnya aku. Tentu saja itu membuatku heran. Kulihat matanya sedang menatap celana dalamku.“Ah engga lah… biaasa aja” jawabku, kemudian kami ngobrol sedikit tentang anak-anak kos tetanggaku yg tumben belum pada pulang sore itu, sampai akhirnya Juli memanggil Jun untuk turun. Waktu itu aku kos di Setia Budi, yah karena sebagai junior klerk (admin) gajiku tdk seberapa maka akupun harus cari kos yg murah dan terjangkau, tentu saja yg tdk harus naik angkutan dan mengeluarkan biaya transport.Beruntung sekali aku mendapatkan kos yg murah sekali, tapi dengan konsekwensi kamarnya di loteng belakang di atas dapur, pintu




















