Saya mau usaha dulu, kata saya, nanti akan saya bayar. Selanjutnya Juragan kasih tahu saya, beliau dan anak buahnya yang bawa saya ke rumah sakit. Bokeb Juragan cuma bisa nonton dan mengagumi dari jauh tiap kali si penari itu mentas.Kata Juragan, saya mirip penari itu. “Cuma takutnya saya tidak bisa dapat cukup uang hari ini buat bayar kontrakan. Aduhhh biyung. Tapi beliau pernah meminjamkan uang kepada Simbok, dan Simbok sempat mengembalikannya. Tapi saya mbandel. Kalau bukan karena yang pertama kali itu, kamu nggak usah sampai seperti ini… Aku salah, Denok, aku yang ndorong kamu sampai jadi begini… Salahku gede sekali sama kamu, Denok…”Dengan sedikit kekuatan yang sudah muncul, saya coba rangkul beliau sebisanya.“Juragan… nggak apa-apa… mungkin ini sudah jalan hidup Denok…”“Nggak, nggak boleh lagi, Denok… Mulai sekarang biar aku yang nanggung kamu, Denok.




















