Bingung? “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. XNXX Jepang Benar-benar butuh refresment hari itu. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Aku merutuki diriku sendiri. Tapi dia menyadari bahwa apa yang ada pada kami bukanlah cinta. Tapi entah mengapa aku tidak tertarik padanya. “Hallo, Ricky, kamu kemaren kemana? “Udah bangun?”
Kuberikan senyumku yang termanis. Kepalaku sudah berat. Terus terang hal terakhir yang kubutuhkan saat ini adalah berbicara dengannya. Sudah capek aku menasehatimu, tapi kelakuannmu tidak juga berubah.”
“Okay Fel, Thanks and sorry for every trouble you got,” kataku sambil bediri, bersiap untuk pulang.Ketika melewatinya ia menangkap tanganku. Aku tertidur.Jam 8 pagi aku terbangun. Kulihat sebuah Honda Civic berhenti di depanku. Kepalaku sudah berat bukan kepalang.




















