Ku teruskan permainanku hingga kurasakan suatu cairan keluar membasahi lidahku. Kupejamkan mataku dan saat ku buka, Ida masih berada dalam posisi jongkok dan wajahnya berlumuran cairan berwarna putih yang tak lain dan tak bukan adalah spermaku.“aku kan dah bilang,….” ujarku
“hahaha…asik…asik” bukanya marah, Ida justru tertawa kegirangan,
Ku kenakan lagi celanaku dan segera mengambil handuk di lemari untuk membersihkan spermaku di wajah Ida
“ketelen gak?” tanyaku
“dikit..” jawab Ida sambil tersenyum. Bokep Mom Seumur hidup baru pernah aku diperlakukan seperti tadi, bisa saja kejadian tadi kunikmati, tetapi Ida bukanlah wanita yang kucintai.Yang anehnya lagi, hingga kedua orang tua kami pulang Ida tetap menggandeng tanganku, seakan tidak ingin dilepaskannya. Ku naikan tanganku sedikit agar Ida bisa meletakkan kepalanya di dadaku. Sambil memegang sekaleng minuman dingin, perlahan kutempatkan tubuhku tepat disampingnya. “gue yang pertama, mau nggak?” tanya Ida
Perasaan ku seperti melayang-layang diudara.




















