ampun maaf teh, Ivana asik ngomong nggak sadar.”Iia nih, teteh juga asik banget dengarin kamu cerita sini-sana sampai nggak sadar, ini juga pegawai nih pada belum masuk apa masih banyak mondar-mandir disini.”“Maklum teh katanya si bos besar, Pak bupati lagi ke luar daerah.”“Ia juga sih, tapi kerjaan kita numpuk nih, wah bisa telat pulang nih kita.”“Ia juga yah.. Bokep Indonesia maaf… ia.. Sekarang gantian yah, nungging neng mau bapak masukin.” ucap pria tersebut.“Tunggu pak.. Ivaa” ucapkan yang serak dan hampir tak keluar suara akibat shock kaget melihat kejadian didepan mata.Bisa kulihat salah satu kaki Ivana ia angkat dan letakan pada kursi di depannya sedangkan roknya sudah terangkat hingga pinggulnya, di atas meja bahkan bisa kulihat celana dalam wanita berwarna putih tergeletak disana, celana dalam yang aku yakini adalah kepunyaan Ifa.Tubuhku merinding melihat ini semua, sebuah sensasi yang




















