Secara refleks Meiske mencoba meregangkan tubuhnya, tetapi dengan sigap kutahan dengan melingkarkan tanganku di pinggangnya sambil berbisik, “Jangan dilepas sayang.. “Hmm.. Bokep Jilbab/Hijab CD-nya yang berwarna pink masih tergeletak basah di atas tempat tidurku. Lucu juga melihat cewek pakai CD cowok. kamu belum tahu kan?” aku berkata dan dia menggeleng pelan. “Adit.. Kuantarkan Meiske pulang kerumahnya, jam menunjukan jam 18:00. kamu takut yaa..?” tanyaku hati-hati. Motor seperti ini dan CB-125 lagi top-topnya berputar-putar keliling Jakarta. “Ngga mauu.. “Apa Meis..?” jawabku berbisik. boleh ngga?” suaraku kubuat selembut mungkin dan seyakin mungkin, karena dia tidak bereaksi seperti anak gadis lainnya kalau kucium keningnya biasanya langsung menyediakan bibir mereka. Dia diam saja dan aku merasakan bahwa dia sudah pasrah dengan apa yang akan kulakukan.




















