Kita mainkan..”Ika menjawab dengan nada lemas, “Aduh Sep..! Nanti keburu pulang sekolah.”Dan akhirnya Utun pun berucap, “Ayo Kita mulai..!”Setelah itu tidak terdengar suara percakapan mereka lagi, tetapi terdengar suara reslueting yang sepertinya dibuka dan juga suara orang membuka baju.Tidak lama kemudian terdengar suara riang mereka bertiga dengan ucapan menanyakan pada Ika, “Hey Ka.., Siapa sih yang paling besar alat kelamin Kami bertiga ini..?”Ika pun menjawab dengan nada malu–malu, “Kayanya sih Utun yang paling gede, hitam lagi.” dengan sedikit nada menyindir dan langsung dijawab oleh Utun, “Hey Ka..! Sex Bokep Kok gitu aja dianggap serius, maaf yah Ka..?” kataku menenangkannya sambil tersenyum bersahabat.Karena aku penasaran, aku langsung menyerempet–menyerempet agar terpepet.”Ka.., boleh enggak Ka, Aku coba masuk ke goa Hiro tersebut..? iya–iya, boleh deh semuanya..!Suara–suara tersebut terdengar olehku di samping kamar WC yang mereka isi, yang kebanyakan suara–suara tersebut




















